!-end>!-my>
suara anda
Label
RECENT POST
KIR dimensi
KIR Dimensi adalah sebuah ektrakurikuler di SMA Negeri 1 Wonogiri yang bukan hanya sebagai ajang pengisi waktu luang siswa siswi SMA Negeri 1 Wonogiri namun juga sebagai wadah penyaluran kreativitas dan inovasi yang original namun juga kadang-kadang liar. Namun apabila diaplikasikan akan mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Salah satu contoh ide liar anak-anak KIR Dimensi adalah ketika pertama kali tercetus ide untuk mengolah biji randu yang notabene selama ini hanyalah limbah dan sering disepelekan diubah menjadi tempe yang seperti kita ketahui adalah makanan favorit masyarakat Indonesia dari kalangan bawah bahkan sampai kalangan atas sekalipun.
Berikut adalah penjelasan singkat tentang bagaimana pembuatan tempe biji randu. Pertama-tama, kita harus menyiapkan biji randu 40 gram, ragi tempe, daun pisang dan alat-alat seperti baskom, panci dan pengaduk. Setelah alat dan bahan semua siap, masukkan biji randu 40 gram ke dalam panci untuk direbus terlebih dahulu setelah sebelumnya dicuci. Selama 30 menit direbus, kemudian biji randu didinginkan dan dikupas. Setelah biji randu bersih dari kulitnya kemudian masukkan ke dalam baskom dan campur dengan ragi tempe secukupnya. Setelah ragi tempe dan biji randu tercampur semua, bungkus dengan daun pisang dan terakhir lapisi dengan kertas. Diamkan selama 36 jam. Setelah 36 jam tempe biji randu telah siap untuk diolah. Mudah bukan?
Selain tempe biji randu di atas, tim KIR DIMENSI telah berhasil menciptakan beberapa inovasi yang tidak kalah hebat. Selama kurun waktu tiga tahun KIR DIMENSI berhasil menyiptakan lebih dari tiga inovasi. Antara lain adalah nata de chasew (2006), emping dari biji durian (Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Kabupaten Wonogiri 2007), susu kecipir (Penelitian Bappeda 2007), kecap biji randu (Penelitian Bappeda 2008) dan tempe biji randu (Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Kabupaten Wonogiri 2008). Semua karya-karya tersebut adalah murni karya anak-anak KIR DIMENSI yang patut diacungi jempol. Hal itu terbukti dari prestasi-prestasi yang ditorehkan KIR DIMENSI dalam tiga tahun terakhir ini. Bukan bermaksud sombong ya? Tapi ini untuk memacu temen-temen biar ikut berprestasi juga seperti KIR DIMENSI.
Nah, untuk temen-temen yang mau gabung sama KIR DIMENSI ayo-ayo aja buruan. Gimana sih cara gabungnya? Temen-temen tinggal datang ke X RSBI 7 tiap hari Senin setelah pulang sekolah. Di KIR juga disediain waktu buat temen-temen yang muslim untuk beribadah dahulu selama 15 menit. Mudah kan cara gabungnya? Nunggu apa lagi? Oia, perlu diketahui di KIR DIMENSI sebenarnya bukan tempat anak-anak pintar seperti yang temen-temen persepsikan selama ini. Tapi KIR DIMENSI adalah tempat anak-anak yang mau belajar untuk menjadi pintar dan berusaha mengubah dunia dengan perbuatan kecil yang berdampak besar seperti yang udah dilakuin anak-anak KIR DIMENSI selama ini.
So, are you ready to join with us?
Berikut adalah penjelasan singkat tentang bagaimana pembuatan tempe biji randu. Pertama-tama, kita harus menyiapkan biji randu 40 gram, ragi tempe, daun pisang dan alat-alat seperti baskom, panci dan pengaduk. Setelah alat dan bahan semua siap, masukkan biji randu 40 gram ke dalam panci untuk direbus terlebih dahulu setelah sebelumnya dicuci. Selama 30 menit direbus, kemudian biji randu didinginkan dan dikupas. Setelah biji randu bersih dari kulitnya kemudian masukkan ke dalam baskom dan campur dengan ragi tempe secukupnya. Setelah ragi tempe dan biji randu tercampur semua, bungkus dengan daun pisang dan terakhir lapisi dengan kertas. Diamkan selama 36 jam. Setelah 36 jam tempe biji randu telah siap untuk diolah. Mudah bukan?
Selain tempe biji randu di atas, tim KIR DIMENSI telah berhasil menciptakan beberapa inovasi yang tidak kalah hebat. Selama kurun waktu tiga tahun KIR DIMENSI berhasil menyiptakan lebih dari tiga inovasi. Antara lain adalah nata de chasew (2006), emping dari biji durian (Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Kabupaten Wonogiri 2007), susu kecipir (Penelitian Bappeda 2007), kecap biji randu (Penelitian Bappeda 2008) dan tempe biji randu (Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Kabupaten Wonogiri 2008). Semua karya-karya tersebut adalah murni karya anak-anak KIR DIMENSI yang patut diacungi jempol. Hal itu terbukti dari prestasi-prestasi yang ditorehkan KIR DIMENSI dalam tiga tahun terakhir ini. Bukan bermaksud sombong ya? Tapi ini untuk memacu temen-temen biar ikut berprestasi juga seperti KIR DIMENSI.
Nah, untuk temen-temen yang mau gabung sama KIR DIMENSI ayo-ayo aja buruan. Gimana sih cara gabungnya? Temen-temen tinggal datang ke X RSBI 7 tiap hari Senin setelah pulang sekolah. Di KIR juga disediain waktu buat temen-temen yang muslim untuk beribadah dahulu selama 15 menit. Mudah kan cara gabungnya? Nunggu apa lagi? Oia, perlu diketahui di KIR DIMENSI sebenarnya bukan tempat anak-anak pintar seperti yang temen-temen persepsikan selama ini. Tapi KIR DIMENSI adalah tempat anak-anak yang mau belajar untuk menjadi pintar dan berusaha mengubah dunia dengan perbuatan kecil yang berdampak besar seperti yang udah dilakuin anak-anak KIR DIMENSI selama ini.
So, are you ready to join with us?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blog Anak RSBI
-
Kata kata Mario Teguh paling indah14 tahun yang lalu
-
Melacak IP Orang16 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar